Books, Review

Sembilan Buku di 2017 (Bagian 2)

Sesuai janji sebelumnya, ini adalah lanjutan dari review beberapa buku yang saya baca tahun 2017 lalu. Dimulai dari nomor 6 ya. Review lima buku sebelumnya bisa dibaca di SINI.

Continue reading “Sembilan Buku di 2017 (Bagian 2)”

Advertisements
Books, Review

Sembilan Buku di 2017 (Bagian 1)

Hanya sembilan?

Mungkin angka ini terbilang sedikit ya dibandingkan teman-teman lain yang hobi baca buku. Hehe. Saya memang nggak bisa baca buku cepet-cepet dan butuh suasana yang kondusif untuk baca. Jadi ya bacanya pelan-pelan, menyempatkan di sela-sela aktivitas. Kalau lagi traveling, malah saya bakalan serius baca. Biasanya, saat perjalanan di kereta atau pesawat, malah menjadi waktu yang pas untuk baca tanpa disela pekerjaan. Berhubung tahun ini nggak banyak melakukan perjalanan jauh, jadi yaa begitulah. *alasan yang dibuat-buat* :p

Continue reading “Sembilan Buku di 2017 (Bagian 1)”

Other Stories

Tiada Hari Tanpa Sepeda

Ala postingan instagram, #throwback Thursday alias #tbt kali ini saya mau membahas seputar sepeda. Di Belanda, bersepeda itu udah kayak bernapas (perumpamaan dari mana sih ini? Lebay juga ya.. 😏). Maksudnya, tiada hari tanpa bersepeda. Ke kampus, belanja ke pasar atau nongkrong ke Centrum, berkunjung ke rumah teman, piknik ke kincir angin belakang asrama, dan ke stasiun pun naik sepeda. Bahkan kalau mau bepergian ke luar kota, sepeda sampai menginap di parkiran stasiun berhari-hari.

Continue reading “Tiada Hari Tanpa Sepeda”

Asia, Traveling

Liburan Murah ke Beijing, Coba Saat Awal Musim Dingin!

Bisa dibilang, waktu yang jadi favorit saya untuk traveling adalah musim apapun kecuali musim dingin. 😀 Tapi, saya pernah juga kok traveling saat musim dingin. Pertama, jika memang tujuannya untuk naik gunung dan melihat/merasakan salju. Hehe.. Kedua, karena musim dingin itu termasuk low season sehingga tujuan wisata tidak terlalu ramai dan harga tiket penerbangan pun tidak terlalu mahal. Lumayan kan, bisa menekan budget. Yang sedang berencana atau punya pengalaman traveling ke luar negeri, mungkin pernah cek-cek tiket pesawat dan kesediaan akomodasi? Biasanya harga tiket melonjak saat liburan musim panas (sekitar Juli – Agustus). Hotel dan penginapan juga banyak yang full booked, atau kalaupun tersedia, harganya sudah terbilang mahal.

Continue reading “Liburan Murah ke Beijing, Coba Saat Awal Musim Dingin!”

Indonesia, Traveling

Jalan-jalan (lagi) ke Jogja

Sudah pernah ke Jogja dan ingin ke Jogja lagi? (Baca: Jalan-jalan di Jogja) Saatnya memikirkan destinasi baru yang akan dikunnjungi. Membahas destinasi wisata di Jogja memang seakan tidak ada habisnya. Sekali berkunjung ke Jogja, biasanya rindu ingin berkunjung lagi. Bagi sebagian orang, Jogja sangatlah berkesan dan penuh kenangan. Selain yang dulunya mungkin pernah tinggal atau berkuliah di Jogja, banyak pula yang terkesan dengan Jogja karena keramahan warganya, kulinernya yang murah meriah, dan yang paling penting dari semuanya adalah tempat wisata menarik dan beragam, salah satunya wisata alam.

Continue reading “Jalan-jalan (lagi) ke Jogja”

Movies, Review

Sebulan Pengabdi Setan

Sudah lebih dari 30 hari dan ‘Pengabdi Setan’ masih tayang di bioskop. *tepuk tangan* Kalau diingat-ingat, kali terakhir saya nonton film horor di bioskop itu tahun 2011 atau 2012. Waktu itu nonton Insidious. Itu pun sebetulnya hanya karena ikutan nonton bareng beberapa teman. Nah, kalau terakhir nonton film horor Indonesia… itu lebih lama lagi. Film ‘Bangsal 13’ itu tahun berapa ya?  Hehe. Oh… 2004 (habis googling), berarti sudah lebih dari sepuluh tahun. Maklum laaah.. film horor Indonesia beberapa tahun belakangan identik dengan horor berbalut adegan vulgar. Seolah-olah, hal vulgar menjadi satu-satunya yang dianggap bisa menarik perhatian penonton, bukan cerita yang digarap serius maupun aktor dan aktris dengan kemampuan akting yang baik.

Continue reading “Sebulan Pengabdi Setan”

Movies, Review

Mendamba Banda

REMPAH-REMPAH. Komoditi perdagangan yang saya kenal lewat pelajaran Sejarah. Sewaktu duduk di bangku sekolah dasar, saya merasa tidak mendapat jawaban mengapa orang Belanda sampai repot-repot berlayar melintasi samudera demi rempah-rempah. Sebut saja pala dan cengkeh, dua dari sekian hasil bumi yang diincar oleh Belanda. Semasa kecil, saya mengenal keduanya karena di sekitar lingkungan sekolah saya ada pohon cengkeh, sedangkan pala saya kenal lewat jajanan di kantin sekolah (manisan pala). Apa yang spesial dari keduanya sampai-sampai bisa menyebabkan pertumpahan darah?

Seiring waktu, saya punya semakin banyak sumber informasi mengenai pertanyaan yang ada di kepala saya semasa SD dulu, salah satunya lewat film.

Continue reading “Mendamba Banda”

Movies, Review

Mari Ber-Ziarah

Tepuk tangan penonton memenuhi salah satu ruang bioskop Empire XXI Yogyakarta begitu film yang diputar berakhir.  Muncullah di layar nama-nama pemeran dalam film tersebut: Mbah Ponco Sutiyem sebagai Mbah Sri, Rukman Rosadi sebagai Prapto, dan sederetan nama lain, yang umumnya bukan merupakan aktor dan aktris kondang. Dari deretan nama tersebut, ada pula nama Hanung Bramantyo yang menjadi cameo pada salah satu adegan.

Film tersebut adalah ‘Ziarah’, karya sutradara muda BW Purbanegara. Continue reading “Mari Ber-Ziarah”

Indonesia, Traveling

Jalan-Jalan di Jogja

Jogja pastilah bukan destinasi wisata yang asing bagi banyak orang. Bagi yang sudah sering ke Jogja pun, liburan ke Jogja untuk yang ke sekian kalinya mungkin tetap tidak membosankan. Selain beragam sajian kuliner dan suasana yang relatif lebih nyaman dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta, Jogja memang menawarkan banyak tempat wisata menarik. Dari gunung sampai pantai ada di Jogja. Komplit.

Semenjak menetap di Jogja pada akhir 2014, saya dan suami biasanya menyempatkan untuk berjalan-jalan pada akhir pekan. Terlebih lagi setelah media sosial makin ngehits, rasanya ada saja destinasi wisata baru. Oleh karenanya, meskipun kami tinggal di Jogja, kami seperti tak kehabisan tujuan untuk refreshing. Hehe. Apalagi banyak destinasi wisata dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, bahkan gratis.

Continue reading “Jalan-Jalan di Jogja”

Indonesia, Traveling

Nostalgia Dieng

Sudah cukup lama saya ingin ke Dieng (lagi). Kali pertama saya ke sana adalah tahun 2010 (baca: Menembus Dinginnya Dieng). Saya penasaran, seperti apa ya Dieng sekarang?

Dulu saya dan seorang teman pergi ke Dieng dengan modal nekad dan benar-benar dadakan. Kami naik travel dari Jogja sampai Wonosobo dan lanjut dengan kendaraan umum. Itu pun kami baru mendapat travel pada malam sebelumnya, karena kebanyakan travel sudah penuh untuk keberangkatan paling pagi esoknya.

Continue reading “Nostalgia Dieng”