Other Stories

Ramadhan di Rantau: Hijrah ke Negeri Kiwi

Alhamdulillaah.. hari ketiga puasa Ramadhan 1439 H.

Dua tahun lalu, saya pernah menceritakan pengalaman saya berpuasa di Belanda lewat tulisan ‘Berpuasa pada Musim Panas’. Waktu itu Ramadhan dimulai pada awal Juli, sewaktu Eropa sedang musim panas dan udara memang sedang panas-panasnya. Itu adalah kali pertama saya berpuasa selama sekitar dua puluh jam dan alhamdulillaah tidak seberat yang saya pikirkan sebelumnya.

Ternyata, cukup banyak respons positif untuk tulisan tersebut, baik langsung melalui blog maupun melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter. Tentu cerita berpuasa di belahan bumi yang berbeda bukan untuk membanding-bandingkan, tetapi justru harapannya sebagai sesama muslim kita bisa saling menguatkan. Beda tempat, pasti beda tantangannya. Dengan mengetahui berbagai kisah orang lain, kita bisa semakin bersyukur dengan apa pun kondisi kita.

Continue reading “Ramadhan di Rantau: Hijrah ke Negeri Kiwi”

Advertisements
Other Stories

Kita dan Statistik Jasa

Sektor Jasa di Sekitar Kita

Beberapa tahun terakhir, aktivitas traveling atau wisata menjadi sesuatu yang sangat populer. Bersamaan dengan itu, bermunculan berbagai website dan aplikasi penjualan tiket berbagai moda transportasi (pesawat, kereta, bahkan bus) maupun pemesanan tempat menginap. Tanpa harus beranjak dari tempat duduk, tiket bisa dibeli, kamar hotel pun bisa dipesan. Semua beres. Ups, tunggu dulu. Kalau ada perlengkapan wisata yang belum lengkap, kita juga bisa membelinya secara online. Ketika akan berwisata ke daerah dingin dan membutuhkan jaket tebal, kita tinggal buka beberapa alternative marketplace dan membeli barang yang kita butuhkan. Dalam hitungan hari, barang yang kita pesan sudah ‘mendarat’ di rumah dengan diantar oleh petugas jasa ekspedisi. Sadar atau tidak, semua itu adalah kegiatan yang didukung oleh sektor jasa. Tentu masih banyak kegiatan sektor jasa lainnya, di antaranya jasa perbankan, konsultan, pendidikan, logistik, dan kesehatan.

dropshipping-3264486_1920
pixabay.com

Continue reading “Kita dan Statistik Jasa”

Other Stories, Review

Mudik: Dulu dan Sekarang

Setelah menikah, tujuan mudik jadi semakin banyak. Kalau biasanya mudik ‘hanya’ seputar keluarga Mama atau Papa (keduanya di Jawa Barat tetapi beda kota), semenjak menikah, tujuan mudik bertambah keluarga Ibu dan Bapak mertua yang mana ada di Jawa Barat, DIY, dan Jawa Timur. Wah, makin panjang saja daftar tujuan yang dikunjungi. Alhamdulillaah..

Lho, belum juga bulan puasa, kok udah bahas mudik? 😀

Continue reading “Mudik: Dulu dan Sekarang”

Other Stories

Kemudahan Layanan Keuangan Lewat Satu Gerbang

Sekitar sebelas tahun lalu, saya terkesima saat seorang teman membayar ongkos bus dengan menggunakan uang elektronik. Cukup pindai kartu di mesin dekat pintu masuk bus, mesin akan berbunyi pertanda transaksi pembayaran berhasil. Teman saya pun langsung duduk di bus dengan tenang. Sementara saya, setelah grasak-grusuk, barulah menemukan uang pecahan seribu won di dompet untuk membayar ongkos.

Pengalaman tersebut terjadi di sebuah bus di kota Daejeon, saat kali pertama saya menggunakan bus kota di Korea. Karena pengalaman itulah, saya kemudian membeli uang elektronik di salah satu convenient store untuk mempermudah berbagai transaksi. Kartu tersebut bisa digunakan baik untuk bus maupun kereta bawah tanah. Selain alasan kepraktisan, jika membayar menggunakan uang elektronik, tarifnya 10% lebih murah dibandingkan membayar tunai. Tentu ini menjadi insentif tersendiri bagi masyarakat sebagai konsumen.

Continue reading “Kemudahan Layanan Keuangan Lewat Satu Gerbang”

Other Stories

Bertemu Syahid

Enam tahun lalu.

Eh, enam tahun? Selama itukah? Yang berarti juga, aku sudah enam tahun lebih tua dan murid-muridku kini sudah beranjak remaja.

Cerita ini masih tersimpan rapi, namun aku pikir terlalu sayang jika tak dituliskan. Waktu itu, dua muridku di SDN 4 Telukjatidawang, Tambak, Bawean, akan ikut babak penyisihan Olimpiade Sains Kuark (OSK) di Surabaya. Mereka adalah Syahid dan Jannah. Kala itu mereka duduk di kelas enam SD.

Continue reading “Bertemu Syahid”

Other Stories

Tiada Hari Tanpa Sepeda

Ala postingan instagram, #throwback Thursday alias #tbt kali ini saya mau membahas seputar sepeda. Di Belanda, bersepeda itu udah kayak bernapas (perumpamaan dari mana sih ini? Lebay juga ya.. 😏). Maksudnya, tiada hari tanpa bersepeda. Ke kampus, belanja ke pasar atau nongkrong ke Centrum, berkunjung ke rumah teman, piknik ke kincir angin belakang asrama, dan ke stasiun pun naik sepeda. Bahkan kalau mau bepergian ke luar kota, sepeda sampai menginap di parkiran stasiun berhari-hari.

Continue reading “Tiada Hari Tanpa Sepeda”

Other Stories

Bukan Tesis Biasa

“Mbak, tolong bacakan daftar isinya ya, Mbak…”

Tadi adalah sore kedua pertemuan saya dengan T, mahasiswi S2 jurusan Pendidikan di salah satu universitas negeri di Yogyakarta. Sebuah gang sempit di Jalan Parangtritis membawa saya menuju Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam (Yaketunis). Di sana ada SLB dan MTsLB Tunanetra serta asrama bagi para siswa dan alumninya (yang kini sudah di jenjang perguruan tinggi). T merupakan salah seorang alumni sekolah tersebut.

Kunjungan singkat saya bukanlah sesuatu yang besar sebenarnya. Saya membantu T mengerjakan tesisnya yang sudah hampir rampung, sekadar melengkapi yang kurang di sana-sini, proofread dan mengoreksi typo, merapikan margin, dan membantunya merevisi dan menyesuaikan dengan masukan dari pembimbing tesisnya. Hal-hal tersebut adalah hal yang ‘sederhana’ untuk kita, namun untuk seorang tunanetra, tentu perlu usaha lebih.

Continue reading “Bukan Tesis Biasa”

Other Stories

Sebuah Awal untuk Akhir yang Lebih Baik

“When you pay attention to the beginning of the story, you can change the whole story.”

– The Beginning of Life

Pagi itu saya sudah sampai di suatu sudut Jalan Prawirotaman IV (Karangkajen), Yogyakarta. Perjalanan ke sana hanya perlu berkendara motor sebentar dari rumah. Milas namanya. Baru-baru ini seorang teman memberi tahu bahwa Milas adalah singkatan dari ‘mimpi lama sekali’. Wah, saya baru mengetahuinya. Selama ini saya mengenal Milas sebagai sebuah restoran vegetarian. Ternyata Milas juga memiliki sebuah playgroup yang berlokasi di area yang sama dengan restorannya. Di sanalah kemarin saya menonton film The Beginning of Life, film dokumenter karya sutradara Estella Renner, sekaligus berdiskusi santai dengan sesama penonton (yang ternyata kebanyakan adalah wali murid playgroup tersebut).

Continue reading “Sebuah Awal untuk Akhir yang Lebih Baik”

Other Stories

Obrolan Meja Makan

IMG-20160804-WA0024
Mengendarai odong-odong di Alun-alun Kidul Jogja

Terkadang ketika kita sedang traveling dan menjadi turis, kita cenderung ingin mencoba hal-hal baru, terutama yang khas dari kota yang kita kunjungi. Hal ini juga berlaku saat saya tinggal di negeri orang untuk belajar dalam jangka waktu tertentu. Berhubung saya tidak akan lama di negara tersebut, saya menyempatkan untuk mengunjungi tempat-tempat yang menarik hati saya. Saat mengobrol dengan orang lokal, saya baru tersadar bahwa mereka sendiri pun seringkali belum pernah ke tempat yang pernah saya kunjungi atau melakukan hal yang sebenarnya umum bagi para turis. Sebut saja foto dengan kostum Belanda di Volendam, hehe. Bisa jadi tidak banyak orang Belanda sendiri yang melakukannya.

Continue reading “Obrolan Meja Makan”

Other Stories

Nggak ada noda ya nggak belajar

269161_10150230080017396_2287645_n
Guru-guru dan kepala sekolah turun tangan membangun ruang kelas

Pagi itu wajah-wajah ceria telah hadir di SDN 4 Telukjatidawang, Bawean. 11 Juli 2011, hari pertama di tahun ajaran 2011-2012. Bagi kebanyakan anak, pertanyaan yang muncul ketika kembali bersekolah adalah “saya akan belajar apa”. Tidak demikian dengan murid-murid di sekolahku. Wajah ceria mereka disambut oleh kenyataan bahwa pembangunanan ruang kelas mereka belumlah selesai. Maka pertanyaan yang muncul adalah “saya akan belajar di mana”.

Continue reading “Nggak ada noda ya nggak belajar”