Other Stories

Ramadhan di Rantau: Berkenalan dengan Malta

WhatsApp Image 2018-06-02 at 4.02.22 PM (1)
Putri di Malta (foto: dok. pribadi)

Pernah mendengar sebuah negara bernama Malta? Kalau diintip di peta, negara kepulauan ini berada di selatan Italia, di tengah Laut Mediterania. Dengan populasi sekitar 400.000 orang, Malta merupakan salah satu negara terkecil dengan penduduk terpadat. Negara ini terdiri dari tiga pulau, yaitu Malta, Gozo, dan Comino. Sewaktu saya masih di Belanda, cukup sering ‘berseliweran’ tiket pesawat ke Malta saat sedang browsing tiket. Sayangnya, kala itu belum ada rezeki untuk mengunjungi negara tersebut.

Continue reading “Ramadhan di Rantau: Berkenalan dengan Malta”

Advertisements
Other Stories

Berpuasa pada Musim Panas

DSC00256wm
Suasana Ramadhan di Belanda, musim panas 2014. Just like another day.

Berpuasa bukanlah persoalan di mana dan siapa yang berpuasa lebih lama. Tentu saja bukan. Tetapi pastinya ada cerita tersendiri dalam menjalankan puasa di perantauan, dengan cuaca yang panas, waktu puasa yang lebih lama dari biasanya, ditambah lagi berpuasa di tengah masyarakat dengan mayoritas tidak beragama islam.

Continue reading “Berpuasa pada Musim Panas”

Eurotrip, Traveling

Granada (4): Adiós!

IMG_1409.CR2
Chendra, saya, dan Mabel

Pagi itu, saya dan Chendra tersadar bahwa hari perpisahan dengan Granada akhirnya tiba juga. Kami mulai membereskan pakaian dan barang-barang bawaan kami untuk kemudian dimasukkan ke dalam ransel. Sambil beres-beres, saya melihat sekeliling paviliun Mabel, tempat kami menghabiskan tiga hari di Granada. Entah mengapa, dalam waktu singkat tersebut terasa banyak nostalgia di tiap sudut rumah Mabel itu, termasuk  ‘insiden’ jendela yang membuat Chendra harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Bukan pengalaman yang menyenangkan memang, namun ada banyak hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian.

Tok tok tok. Continue reading “Granada (4): Adiós!”

Eurotrip, Traveling

7 Cara Asyik Menikmati Keukenhof

DSC01686n
Menikmaati Keukenhof

Jika berkunjung ke Belanda pada musim semi, sempatkanlah mampir ke Keukenhof. Meskipun sudah lama tahu tentang festival tulip di Belanda, nama Keukenhof pertama kali saya kenal  lewat buku Negeri Van Oranje yang saya baca pada 2011 silam. Membaca cerita tentang Keukenhof, terbayang sebuah taman luas berhias tulip yang berwarna-warni. Musim semi memang ditandai dengan kehadiran berbagai bunga dan dedaunan pohon yang sempat menghilang pada musim dingin. Tak mengherankan jika musim semi menjadi musim favorit bagi banyak orang.

Continue reading “7 Cara Asyik Menikmati Keukenhof”

Eurotrip, Traveling

Kartu Pos dari Krakow (2)

Krakow, Polandia, tak hanya tentang Main Market Square yang terkenal itu (baca: Kartu Pos dari Krakow (1)). Sebagai kota yang pernah menjadi pusat kehidupan warga Yahudi selama lebih dari 500 tahun, Krakow masih menyimpan jejak itu hingga kini. Namanya Kazimierz, distrik di bagian selatan kota lama Krakow, di mana kita dapat menemukan sinagog, berbagai bangunan lama Yahudi, serta restoran-restoran yang menyajikan menu khas Timur Tengah, terutama Israel.

Continue reading “Kartu Pos dari Krakow (2)”

Eurotrip, Traveling

Kartu Pos dari Krakow (1)

Berhubung sedang tidak ada waktu niat dan semangat untuk membuat artikel yang panjang, saya mau berbagi beberapa foto yang (semoga) menceritakan perjalanan saya ke Krakow, Polandia, pada musim semi 2014 lalu. Ini adalah sebuah rangkaian perjalanan solo yang dimulai dari Groningen (tempat saya berkuliah) – Eindhoven (bandara) – Krakow – Wina – Bratislava – Wina – Rotterdam – Den Haag. Sebenarnya Groningen yang berada di ujung utara Belanda berada lebih dekat dengan Bandara Schiphol dan Bandara Rotterdam. Tetapi apa daya, pilihan tiket murah ke Krakow yang ada saat itu hanyalah Ryan Air yang berangkat dari Bandara Eindhoven yang terletak hampir di ujung selatan Belanda. Jadilah saya membelah Belanda selama sekitar tiga jam dengan kereta Nederlands Spoorwegen yang (untungnya) sangat nyaman.

Continue reading “Kartu Pos dari Krakow (1)”

Eurotrip, Traveling

Gereja Misterius di Kapadokia

“Jadi kalian nanti ke kiri… kemudian ke kanan ya!” ujar seorang bapak penjual souvenir di Kapadokia (Turki: Kapadokya, bahasa Inggris: Cappadocia), Turki. Informasi itu ia sampaikan dalam rangka menjawab pertanyaan kami – saya dan Mbak Ami – mengenai arah ke Goreme Open Air Museum. Jarak ke museum tersebut katanya sekitar 1,5 km. Baiklah… rasa-rasanya kami kuat berjalan di bawah terik matahari musim panas Kapadokia. Memang tidak ada pilihan lain karena tidak ada kendaraan umum dan kami juga tidak ikut tur.

Continue reading “Gereja Misterius di Kapadokia”

Eurotrip, Traveling

Mengunjungi Museum di Belanda: Kartu ‘Sakti’  

DSC01452n
Pintu masuk Nederlands Scheepvaartmuseum (Maritime Museum), Amsterdam

Sebelum saya bercerita lebih jauh mengenai museum-museum di Belanda, saya akan bercerita terlebih dahulu tentang sebuah kartu ‘sakti’. Saya rasa, salah satu keputusan terbaik saya saat tinggal di Belanda adalah memiliki kartu museum atau disebut dengan Museumkaart. Dengan kartu ‘sakti’ ini, sang pemegang kartu bisa memasuki puluhan museum di Belanda dengan gratis dalam jangka waktu satu tahun setelah penggunaan kali pertama (daftar museum dapat dilihat di sini). Pada saat saya membelinya pada 2013 lalu, harga kartu ini adalah 50 euro ditambah 5 euro biaya untuk pendaftaran. Saat ini harganya adalah 54.95 euro untuk dewasa dan 27.5 euro untuk anak dan remaja sampai dengan usia 18 tahun, sedangkan biaya pendaftarannya masih sama, yaitu 5 euro.

Continue reading “Mengunjungi Museum di Belanda: Kartu ‘Sakti’  “

Eurotrip, Traveling

Granada (3): Mengagumi Alhambra

Beranjak dari kawasan Albaicin, seharian itu kami habiskan di komplek Alhambra. Alhambra berasal dari kata ‘Alhamra’ (الْحَمْرَاء) yang dalam bahasa Arab berarti ‘yang berwarna merah’. Penamaan ini dikarenakan bangunannya banyak dihiasi ubin, bata, dan keramik berwarna kemerahan. Di dalam komplek Alhambra terdapat istana (Nasrid Palace), benteng (Alcazaba), dan taman yang dikenal dengan nama Generalife. Komplek yang masih bertahan hingga saat ini dibangun untuk Emir Muslim yang terakhir di Spanyol dari Dinasti Nasrid. Jika kita menelusuri komplek ini, akan terasa bahwa berbagai bangunan yang ada di dalamnya seolah berdiri sendiri-sendiri. Hal ini wajar karena pada awal dibangunnya tidak ada grand design secara keseluruhan melainkan dibangun secara bertahap melewati berbagai rezim kekuasaan.

Continue reading “Granada (3): Mengagumi Alhambra”