Books, Review

the HEART inside the HEART

Di sampul bukunya tertulis: (1) Susahnya menyatukan dua hati, lalu (2) Apa yang perlu diketahui wanita sebelum menikah, selingkuh, atau bercerai.

Wuuzzz..agak ngeri juga ya deskripsi bukunya. Hehe… Tapi temen saya yang sudah membacanya bilang bagus. Jadilah saya tertarik untuk ikutan baca di beberapa hari waktu saya break skripsi 2010 lalu (haha..jauh amat larinya ke buku beginian).

Jujur saja, saya suka malas membaca buku motivasi maupun psikologi. Entah mengapa, pas baca buku semacam itu saya suka merasa kebanyakan isinya common sense, menggurui, dan ujung-ujungnya balik lagi ke diri sendiri. Makanya saya lebih suka baca novel, biografi, dan buku traveling, hehe..

Continue reading “the HEART inside the HEART”