Other Stories

Jika Kita Tua Nanti…

Di Korea, saya cukup sering melihat 할머니 (nenek) dan 할아버지 (kakek) jalan kemana-mana sendirian. Ya di bus, di trotoar, di downtown, di pasar, dll. Kalau sedang jogging di sekitar kampus pun, pasti saya berpapasan dengan kakek-nenek yang sedang jogging atau sekadar berjalan cepat. Sama halnya dengan saat mendaki gunung, saya juga selalu bertemu dengan kakek-nenek yang di usia senjanya masih semangat mendaki.

Senang deh melihat mereka masih aktif dan mandiri.

DSCF2345

DSCF2353

DSCF2355

Lalu siapa bilang kalau sudah tua kerjaannya hanya berdiam diri di rumah?

Sore di musim gugur itu saya melihat nenek-nenek ini pada “arisan” di playground (siapa ya yang menang? :p). Atau mereka mungkin hanya ngumpul-ngumpul sambil curhat dan menikmati angin musim gugur.

Siapa bilang kalau sudah tua kerjaannya hanya bisa menjadi beban untuk anak-anaknya? Orang tua juga punya dunianya sendiri. Bisa bebas, bisa tertawa, bisa bercanda….

Kalau kita tua nanti (insya Allah jika panjang umur…), kayak gimana ya??

*Tulisan ini adalah repost dari blog Multiply dengan beberapa perubahan. Momen-momen di atas saya tangkap saat bermain ayunan di playground dekat kampus Daejeon University pada awal November 2007. Siapa bilang hanya anak kecil yang boleh main ayunan? hehe…

1865143963390123180513

Advertisements

6 thoughts on “Jika Kita Tua Nanti…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s