Mengejar Mas-mas (Mas Supir)

아저씨…. 기다려주세요………!!!! 
(Ajossi*……..please wait!!!)

Bayangkan saya menyerukan kalimat tersebut dengan adegan slow motion sambil ditonton orang-orang sekitar, keringat bercucuran, lalu derap langkah kaki yang menggema…duk..duk..duk…

foto: http://daejeonaccess.blogspot.com/2012/03/bus-information.html

Memang menyebalkan dan bikin gondok kalau ketinggalan bus. Masalahnya..saya hanya terlambat dua detik saja. Dua detik, pemirsa! Dua detik yang begitu berarti. Andaikan saya sadar lebih cepat bahwa bus di depan saya adalah nomor 513, saya pasti langsung lari. Ppfffft… Tapi seperti dalam ilmu ekonomi, saat itu terjadi pula “lag” alias kelambanan. Ada jeda antara saya sadar dan saya bereaksi.

Korea di musim panas 2007. Ketika saya baru turun dari bus 828-1 di downtown Daejeon, awalnya saya berjalan dengan santai. Beberapa detik kemudian saya baru tersadar bus di depan saya adalah bus nomor 513. Langsung deh saya berlari tanpa dikomando (siapa juga yang mau ngasih komando?!). Bersamaan dengan itu, pintu bus mulai tertutup. Saat saya sudah begitu dekat, eh busnya mulai jalan. Perlahan tapi pasti. Meninggalkan sejuta luka di hati. (oh yeahhh..call me drama queen!)

Saat itu beberapa orang di dalam bus itu melihat saya berlari sambil meratap, “Ajossi…Ajossi…”. Tapi saya sangat menyayangkan, MENGAPA MEREKA DIAM SAJA DAN TIDAK MEMBERI TAHU PAK SUPIRNYA?? Saya kan mau berangkat kerja!! (ceritanya waktu itu lagi mencari secuil nafkah dan segudang pengalaman internship)

Hiks….

Mungkin kali lain kalau turun dari 828-1 harus langsung waspada dan posisi start jongkok. Sungguh menyakitkan kalau ketinggalan bus. Dalam hati saya berkata, “Mendingan gue nggak ngeliat bus itu sama sekali deh!”

Setelah hati ini luka, mau tak mau saya menunggu bus 513 selanjutnya. Entah mengapa, terbayang-bayang terus rasanya sama bus yang tadi meinggalkan saya. Jadi ingat, minggu sebelumnya juga sewaktu habis jalan-jalan ke Gapcheon River saya mengalami kejadian yang sama sewaktu mengejar bus 103. Jadi mikir, “apa dulu gue pernah nolak supir bus ya? Jadi karma gini..hihihi…

15 menit kemudian bus nomor 513 datang lagi.

Cukup sudah.
Mari berangkat ke kantor.

Pesan moral: Ini Korea, Bung! Tidak ada cerita bus menunggu penumpang, apalagi ngetem! So, be on time or run faster! 😀

*Ajossi (bahasa Korea) artinya paman atau panggilan untuk bapak-bapak

Salam hangat,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s