Kanoko Keliling Indonesia!

Kalau ada teman dari luar negeri punya waktu di Jakarta selama setengah hari, kira-kira diajak kemana ya? Jawaban saya adalah ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kanoko adalah salah seorang teman yang saya kenal di Jepang sewaktu saya mengikuti student conference disana tahun 2009. Agustus 2010 ia datang mengunjungi Indonesia bersama seorang temannya yang bernama Natsumi. Saya sempat agak heran juga mengetahui itinerary-nya yang hanya menyebutkan dua kota: Jakarta dan Bandung. Sayang sekali ia tidak ke kota-kota lain, misalnya Yogyakarta. Ternyata kunjungan ke Indonesia dipersingkat karena seorang teman Filipina kami (yang juga kami kenal di conference yang sama) mengundang Kanoko untuk berkunjung ke Filipina. Huhu..okelah kalau begitu.

Saya danΒ ChendraΒ menjemput Kanoko dan Natsumi yang menginap di sebuah hotel di daerah Senen, Jakarta. Karena mereka berdua kelelahan (baru tiba tengah malam di Jakarta), maka mereka tidur dan bangun siang sekali. Pukul 12 kami baru meninggalkan hotel menuju TMII.

foto: Chendra
foto: Chendra

Kenapa saya memilih TMII? Sebenarnya cukup banyak tujuan wisata yang menarik di Jakarta. Dari mulai wisata kota tua dan museum-museum di sekitarnya, Monas dan Museum Nasional, Istiqlal, wisata kuliner, dan lainnya. Namun karena Kanoko dan Natsumi tidak sempat kemana-mana lagi di Indonesia, rasanya TMII cocok karena mereka bisa melihat miniatur Indonesia. Kekayaan budaya dari berbagai daerah dirangkum dalam bentuk anjungan-anjungan. Selain itu banyak museum juga di TMII. Hayooo…siapa yang belum pernah ke TMII? Atau pernah kesana tapi dulu waktu masih kecil. Hehe…

Karena berangkat kesiangan, hanya beberapa anjungan yang kami masuki dan sempat menghabiskan waktu agak lama di dalamnya. Sisanya kami tur naik mobil saja dan naik kereta gantung. Hehe.. Buat turis, melihat peta Indonesia dari atas adalah suatu hal yang menarik lho! Buat saya juga sih sebenarnya hehe… Saya pikir-pikir terkadang kita sendiri yang kurang menghargai hal-hal yang justru ada di sekitar kita.

Sewaktu ditanya makanan apa yang ingin dicicipi Kanoko dan Natsumi, mereka menjawab, “Nasi goreng!” Iya, mereka mengucapkan nasi goreng dalam bahasa Indonesia. Wah, legendaris juga ya masakan Indonesia. Padahal sepertinya di setiap negara juga ada nasi goreng, mungkin bumbunya yang berbeda.

Chendra mengusulkan makan nasi goreng di daerah Menteng, katanya ada yang enak. Tapi…muacet cyiiiin! Itu pas jam pulang kerja. Kasihan dua turis Jepang itu sudah kelaparan. Saya dan Chendra yang sudah sering kena macet pun bete. Eh kanoko malah seneng! “It’s okay, I want to experience the real Jakarta.” Ngok. As long as you don’t experience it everyday, it will be just fine, Kanoko. -_-‘

Setelah muter-muter cari jalan alternatif dan macet juga, Chendra banting stir. Dia banting stir jadi supir angkot. Ya nggak lah. Masih di mobil yang sama. Kami putar arah menjauhi Menteng. “Kemana nih?” tanya saya. Kami memutuskan mendekati ke arah hotel mereka saja. Dan..”tring!” Ada ide. “Kita ke Atrium Senen aja kali ya?” Oh my… Ujung-ujungnya ke mal. Tak apalah, yang penting cita-cita Kanoko yang setinggi langit itu (baca: makan nasi goreng) bisa tercapai. Coba tebak kami makan dimana? Solaria! Lalalalala… Hahaha… Kan disana ada nasi goreng. Saya juga ikutan pesan menu yang sama. Dan…thank God nasgornya enak! Di antara Solaria yang lain, yang di Senen itu sejauh ini paling enak menurut saya.

Sebelum kami berpisah, Kanoko memberikan bingkisan untuk saya sebagai kenang-kenangan. Bungkusnya lucu, kain motif bunga berwarna pink. Sewaktu saya buka di rumah, saya bingung itu apa. Bentuknya serbuk. Saya mau coba baca tulisannya, eh sebagian besar Kanji. Saya duduk terpekur. Menyerah.

Saya memberanikan diri bertanya kepada Kanoko lewat SMS. “Kanoko thank you for your gift. It’s wonderful. But may I know what it is? Hehe… I can’t read Kanji well” #eaaaaaa. Ternyata itu adalah serbuk buat mandi berendam. Jadi dicampur saja dengan air di bathtub, terus kita nyemplung. Dan saya langsung mencari baskom cucian terbesar di rumah saya. Tentu saja ukuran terbesar pun tak akan muat menampung tubuh saya.Β Anyway..thank you Kanoko and Natsumi! Dan terima kasih juga Chendra yang sudah ikut menemani. πŸ˜€

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. jumpingpolarbear says:

    That statue is amazing but hilarious :).

    Like

  2. coretcoretangw says:

    sama-samaaaa πŸ˜€

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s